Salahkan hormon yang membuat saya gampang sekali mewek beberapa hari ini.
Nonton JDrama - Beautiful Rain- sukses mewek sampe mata bengkak. Padahal nontonnya di tengah jam istirahat siang. Cerita tentang single father dan anak perempuannya. Si bapak terkena gejala awal alzheimer. Udah deh, klo bawa2 sakit gini pasti menguras air mata =P. Artis anak perempuannya aktingnya kereeen banget. Natural dan menggemaskan. Dan scene-nya juga sederhana sekali. Rumah mungilnya, make-up yang natural. *gak ada lho yang pake make-up pas lagi tidur. dll. Tapi saya baru nonton episode pertama dan sebagian episode terakhir. Itupun sukses bikin mata saya bengkak karena mewek2. >_<
Di tengah pengaruh hormon ini pula, blog2 favorite saya menulis dengan tema yang bikin saya ikutan mewek.
mba Sondang yang nulis
"Doing my part" dan mbak Fitri di
"Mahaguru kehidupan", mewek lagi keinget saya yang masih suka gak sabar ngadepin Khanza. Padahal..sampe kapan sih dia akan menjadi anak kecil. Kenapa saya gak menikmati saja masa-masa dia menjadi anak-anak. Masih mau dipangku, digendong, ngalem.. kenapa saya sering nggrundel bilang dia berat kalau dia minta gendong.. padahal kelak saya pasti akan rindu saat-saat dia merentangkan tangannya ke mamanya buat minta gendong. Saat-saat dia minta susu di malam hari. dll
Nak, sebesar mama ingin kmu tumbuh besar dan sehat.. sebesar itu juga mama berharap waktu berjalan lebih lambat biar mama bisa menikmati semua kebersamaan bersamamu lebih lama.
*peluk Khanza sampai meronta-ronta
Lalu membaca tulisan mbak Fitri lagi di postingan
ini kalimat
"Iya, saya sadar, anak-anak sudah makin besar, dan saya makin tua. Hanya saja, saya seringkali lupa, ibu dan bapak saya juga bertambah tua."
ngenaaaa sekaliiii. Seketika saya jadi kangen ayah ibu.
Saya menikmati hidup bersama ayah hanya sampai kelas 3-4SD saja, selebihnya, karena pekerjaan, beliau hanya pulang ke rumah setahun beberapa kali dan dalam waktu yang singkat. Setelah ayah pensiun, saya malah merantau ke kota ini. Jadi sebenarnya, saya belum pernah merasakan masa-masa tinggal bersama ayah lagi. Kangeen sekali masa-masa bermanja sama ayah.
Gak heran ya kalau Khanza dekaat sekali dengan papanya, wong saya juga dekaat sekali dengan ayah. Chemistry father daughter apa ya. :D.
Keinget juga petuah ayah waktu saya dan si mas awal2 jadi penganten baru.
"Kalian ini baru mulai perjalanan hidup berdua. Nanti insyaAllah akan ditemani anak-anak. Pertama 1, kemudian 2, dst. Rumah ramai dengan anak-anak. Lalu mereka beranjak dewasa, pergi dari rumah.. memulai perjalanan hidup sendiri. Dan tinggal kalian berdua lagi di rumah. Ngobrol sambil ngliatin foto anak dan cucu. Mulai berdua, dan harus tetap berdua sampai akhir. Sampai salah satu kembali menghadap Allah. Itu yang namanya perputaran kehidupan"
Kalau melihat ada orangtua yang jalan sendiri tanpa ada yang menemani gitu, saya suka mbatin sendiri
"Ini anak-anaknya pada kemana sih..koq tega orangtuanya pergi sendiri gak ditemani"
Lalu saya sadar.. lha..bukannya saya juga begitu. Saya dimana.. orangtua dimana. Enak aja mbatin keik gitu, gak ngaca kondisi sendiri gimana -____-"
Bisa jadi di salah satu sisi kota Surabaya dan Nganjuk, ada orang yang berpikiran sama seperti saya ketika melihat ayah, ibu, bapak maupun ibu jalan sendiri.
"Anaknya kemana...orangtuanya sendirian aja" T_T
Semoga kami masih diberi kesempatan mengurus kedua orangtua. Ayah, ibu, bapak, ibu. Menemani mereka dan meramaikan rumah dengan gelak tawa anak cucu. Amiin.
Proyek #deardaughter yang rame di kalangan emak2 KEB juga menambah daftar 'tersangka' yang bikin saya mewek. Hueeee. Pengen ikutan ah kapan-kapan nulis tema ini buat si unyil.. tapi ntar dulu deh.. biarkan airmata saya kering dulu #tsaahh. dan hormon normal lagi biar gak terlalu menye2
Biar isi postingannya balance. Saya pamer bento dulu deh biar sumringah.. #halah..
 |
| Bento Beruang (?) dari roti tawar |
Reaksi Khanza pas saya bilang dia sekolahnya ditemani sama beruang?
"Hoyeee...hoyeeee...buangnya itutt kolaah.."
*trus nyodorin roti tawar coklat yang gak dibentuk
"Buang mo mam? niii...nii..mam.. ayo cepeet mam"
ahahaha..dek..koq berasa kanibal ya.. roti makan roti =P
Note :
in case u're curious
or not, saya bikin bentuk kayak gitu dari tutorial dari mbak Lia di
sini